Peta Kekuatan Perusahaan Sukanto Tanoto Untuk Mengembangkan Pengusaha Lokal

Indivisualism – Tidak mudah bagi seorang pengusaha untuk mengembangkan pengusaha lokal karena butuh suatu kejelian dalam mengembangkan pengusaha lokal bagi seorang wirausaha. Nyatanya Sukanto Tanoto memiliki semua itu. Sejak dirikannya RGE atau Royal Golden Eagle dengan nama awal Raja Garuda Mas, Sukanto Tanoto sudah memiliki perencanaan yang sangat matang dan kuat.

Pengusaha lokal yang bekerjasama dengan awalan yang tidak terlalu besar saat ini sudah mencapai angka puluhan ribu sehingga tentunya bisnis yang dinaungi oleh RGE bisa dibilang semakin lama bukan mengalami kesurutan melainkan semakin maju. Mengenai bagaimana peta kekuatan perusahaan Sukanto Tanoto untuk mengembangkan pengusaha lokal dapat kita simak dalam inspirasi berikut ini!

Pengembangan Pengusaha Lokal Ala Perusahaan Sukanto Tanoto

Ada berbagai strategi dalam kaitannya dengan upaya pengembangan usaha ala perusahan Tanoto dibawah naungan RGE. Dalam upaya mengembangkan pengusaha lokal, salah satu cara yang dilakukan oleh bapak Sukanto Tanoto adalah memberikan beasiswa kepada karyawan dan anak – anak karyawan yang berprestasi. Tujuan mengapa diberlakukan hal ini salah satunya adalah untuk mengembangkan generasi masa depan industri yang profesional. Pada setiap tahunnya akan terdapat sekitar 5 karyawan yang telah disponsori untuk studi pascasarjana di luar negeri. Selain itu juga mereka akan terus memberikan penawaran beasiswa pendidikan untuk menjalankan studi di universitas daerah kemudian.

Beasiswa tersebut juga ditawarkan oleh Tanoto Foundation yang merupakan suatu yayasan lembaga filantropi dari Sukanto Tanoto untuk kurang lebih 40 sampai dengan 50 lulusan SMA dari akademi teknologi pulp and kertas yang lokasinya sekarang berada di Yogyakarta. Hal ini juga didasari pada upaya perusahaan RGE untuk mencari bibit – bibit unggulan dalam melanjutkan pendidikan yang lebih baik dan lebih tinggi yang mana April Grup juga turut bekerjasama dengan Tanoto Foundation untuk memberikan berbagai bentuk beasiswa termasuk beasiswa kejuaraan regional pada masing – masing tahunnya.

Perusahaan Sukanto Tanoto juga turut serta menyediakan pusat pelatihan yang memiliki lingkungan kondusif dengan infrastruktur lengkap untuk belajar bagi para karyawan. Kebutuhan masing – masing individu sendiri dalam suatu program pengembangan juga turut disesuaikan dengan individu juga kemudian akan dilaksanakan secara bersamaan untuk karyawan melalui suatu rencana pembangunan bagi setiap individu. Bagi RGE yang bekerjasama dengan Tanoto Foundation dalam pembibitan individu untuk bekal masa depan, tanggung jawab membina karyawan sangat penting. Karena itu upaya keras untuk terus menerus membangun tenaga kerja lokal dan meningkatkan ilmu pengetahuan serta keahlian mereka dapat menambahkan kekuatan besar sebagai perusahaan.

Dalam upaya mengembangkan pengusaha lokal, Sukanto Tanoto juga memberikan pengajaran atas tiga hal termasuk sikap pengusaha yang gigih dan pantang menyerah, Berani dalam menciptakan sebuah perbedaan, serta memiliki semangat belajar yang tinggi. Sekeras apapun upaya yang dilakukan pemerintah bersama Tanoto Foundation untuk mengembangkan pengusaha lokal dan meningkatkan tenaga kerja yang berkualitas jika dalam diri individunya tidak dilengkapi dengan sikap gigih dan pantang menyerah, keberanian dalam menciptakan sesuatu yang berbeda serta sikap semangat belajar yang tinggi tentu semuanya juga akan sulit terlaksana. Karena itu sikap positif dan kerjasama dari semua pihak untuk menuju kesuksesan sangatlah penting dan Sukanto Tanoto tahu akan hal ini. Karenanya dalam setiap usahanya senantiasa melibatkan banyak pihak termasuk masyarakat dan pengusaha lokal demi kemajuan bersama.

Rumah Idaman. Beli Tanah atau Rumah?

Indivisualism – Rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, sejajar dengan kebutuhan akan pangan dan pakaian. Pada perkembangannya, rumah tidak semata-mata dipandang sebagai sebuah bangunan berlantai dan beratap, tempat berteduh dan berlindung. Rumah adalah wadah bagi kehidupan, tempat mendapat dan mencipta kebahagiaan. Rumah menjadi penuh arti bahkan tidak jarang juga menjadi simbol bagi penghuninya. Ya, semua orang pasti ingin memiliki rumah idaman.

Ketika Anda tertarik untuk mempunyai rumah baru sebagai istana bagi keluarga tercinta, ada beberapa hal yang harus Anda pikirkan. Terlebih jika Anda ingin menetap di kota besar seperti Ibu Kota Jakarta. Permasalahan utama masih terletak pada soal lahan yang terbatas. Lahan di kota besar yang semakin terbatas sementara peminat yang semakin bertambah, membuat harga rumah kian melambung.

Konsekuensinya pun jelas: pada bujet. Pilihan untuk memilih kota lain di sekitar kota Jakarta, rasanya juga bukan solusi yang tepat. Karena Anda telah jatuh cinta dengan kota seperti Jakarta dan tetap ingin memiliki rumah di daerah tersebut. Maka dari itu, berpikir cerdas adalah solusi paling jitu untuk tetap mendapatkan istana berupa rumah baru di Ibu Kota Jakarta.

Jika Anda berpikir untuk membeli tanah dan membangun rumah di sana, Anda memang bisa mengawalinya dengan membangun fondasi yang kokoh. Kemudian menyatukan bata demi bata dengan rapi sehingga tidak lama kemudian rumah idaman pun telah tercipta dan siap dihuni. Namun, satu hal penting yang harus Anda pikirkan terlebih dulu, yaitu tentang harga tanah. Ya, Anda harus terlebih dulu memperhatikan kisaran harga tanah yang bisa jadi telah naik berkali lipat. Bahkan, pengamat properti memastikan kenaikan nilai tanah bisa mencapai 50% per tahunnya, seiring dengan laju pertumbuhan penduduk dan bisnis properti yang kian diminati.

Ya, sepetak tanah yang semula jarang sekali menyita perhatian, ternyata kini menjadi aset yang tak ternilai. Sepetak atau dua petak pun ternyata adalah properti dan bernilai. Jika ditelisik lebih jauh, faktor yang memengaruhi harga tanah sesungguhnya tidak semata pada wilayah atau yang lebih dikenal dengan sebutan lokasi. Ada banyak hal yang bisa menjadi faktor penyebab melambungnya harga tanah saat ini. Di antaranya yaitu:

  • Surat hak (hak milik, HGB, HPL, Hak sewa/pakai, dll)
  • Bentuk kaveling
  • Ukuran ideal tanah (luas ideal 200-400 meter persegi, perbandingan lebar dan panjang minimal 1:2, maksimal 1:3)
  • Posisi kaveling (posisi pojok belakang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan harga tanah yang berada di depan atau di tengah)
  • Lebar jalan
  • Letak kaveling terhadap jalan
  • Hadap terhadap arah mata angin, karena terkadang tergantung kecocokan fengsui masing-masing orang berbeda.

Nah, mengingat harga tanah yang semakin meroket, utamanya di kota-kota besar seperti Jakarta, tampaknya lebih baik jika Anda memilih alternatif lain, seperti membeli rumah second hand atau rumah yang dijual oleh pemilik pertama.

Meski sebagian orang memang lebih menyukai rumah baru, tapi tidak sedikit pula yang lebih memilih rumah second hand karena beberapa pertimbangan. Pertimbangan utama tentu karena bangunan yang telah siap pakai. Jadi, Anda tidak perlu waktu lama untuk menunggu pembangunan rumah baru selesai. Anda juga bisa langsung melihat kualitas bangunan. Apakah sesuai dan memenuhi standar kualitas Anda atau tidak.

Selain itu, membeli rumah second hand tentu tidak semahal membeli rumah baru. Karena umumnya, Anda juga bisa melakukan tawar menawar harga. Baru setelah Anda menyelesaikan segala transaksi pembelian rumah murah di Jakarta, Anda bisa segera menempati rumah tersebut.

Ada banyak pilihan rumah yang bisa Anda pilih untuk menjadi rumah idaman. Ingin rumah dengan konsep sederhana ataupun konsep rumah murah minimalis di Bogor, Anda bisa memilihnya sesuai dengan keinginan dan idaman Anda. Berbicara tentang rumah idaman, tentu rumah tidak asal besar, megah, mewah, ataupun gemerlap. Melainkan lebih mengarah pada konsep rumah dengan lingkungan yang sehat.

Jadi, ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah baru, perhatikan dulu hal-hal penting berikut ini. Karena menurut penelitian The American Public Health Association, rumah atau tempat tinggal yang sehat harus memiliki empat fungsi pokok, yaitu:

  1. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmani yang pokok
  2. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan rohani manusia yang pokok
  3. Tempat perlindungan terhadap penyakit menular
  4. Tempat perlindungan terhadap gangguan ataupun kecelakaan.

Dari keempat fungsi pokok rumah tersebut, Anda bisa menilai apakah rumah yang tengah menjadi incaran atau bahkan pilihan Anda telah memenuhi syarat sebagai rumah yang sehat. Rumah sehat tidak selamanya mewah, dan rumah mewah belum tentu adalah rumah sehat.

Tapi, untuk rumah-rumah murah di Jakarta ini dijamin telah memenuhi syarat sebagai rumah yang sehat. Selain murah dan sehat, lokasinya-lokasinya yang sangat strategis juga akan memudahkan Anda. Rumah murah di Jakarta ini umumnya berada dekat dengan lokasi perkantoran, sekolah, universitas, pusat kesehatan, dan pusat perbelanjaan.

Jadi, tunggu apalagi? Yuk segera miliki rumah murah di Jakarta.